Peran Literasi Keuangan Digital dalam Hubungan Pembelajaran Ekonomi Digital dan Perilaku Keuangan Mahasiswa
DOI:
https://doi.org/10.23960/Keywords:
literasi keuangan digital, pembelajaran ekonomi digital, perilaku keuangan mahasiswaAbstract
Digitalisasi telah mengubah lanskap pembelajaran ekonomi sekaligus cara mahasiswa berinteraksi dengan layanan keuangan sehari-hari. Di satu sisi, perguruan tinggi kian mengandalkan platform daring, simulasi berbasis teknologi, dan sumber belajar terbuka dalam mengajarkan konsep ekonomi; di sisi lain, mahasiswa dihadapkan pada kemudahan transaksi digital, termasuk dompet elektronik dan layanan paylater, yang berpotensi mendorong perilaku konsumtif apabila tidak diimbangi pemahaman keuangan yang memadai. Artikel ini bertujuan menganalisis peran literasi keuangan digital sebagai variabel yang memediasi pengaruh pembelajaran ekonomi digital terhadap perilaku keuangan mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei, dianalisis melalui uji validitas, reliabilitas, korelasi, dan multikolinearitas, serta analisis mediasi menggunakan Model 4 Hayes PROCESS Macro. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa pembelajaran ekonomi digital berkontribusi terhadap peningkatan literasi keuangan digital mahasiswa, dan literasi keuangan digital tersebut selanjutnya membentuk pola perilaku keuangan yang lebih terencana dan bertanggung jawab. Literasi keuangan digital juga terbukti berperan sebagai mekanisme mediasi yang menjelaskan mengapa proses pembelajaran ekonomi digital tidak serta-merta menghasilkan perilaku keuangan yang sehat tanpa disertai penguatan kemampuan digital-finansial secara eksplisit. Artikel ini menyumbangkan bukti empiris sekaligus kerangka konseptual bagi pengembangan kurikulum literasi keuangan digital di lingkungan pendidikan tinggi serta menjadi rujukan bagi penelitian empiris lanjutan.

