Author Guidelines

Petunjuk dan Panduan Lengkap bagi Penulis dalam Pengajuan Naskah

Harap memperhatikan panduan berikut ketika menyusun naskah. Naskah yang tidak memenuhi ketentuan ini akan dikembalikan kepada penulis untuk diperbaiki. Ketidaksesuaian dengan pedoman dapat menyebabkan keterlambatan yang signifikan dalam proses publikasi artikel.

Ketentuan Umum Naskah

  1. Panjang dan format naskah
    Naskah memiliki panjang 4.000–6.000 kata menggunakan ukuran kertas A4, dengan margin kiri, atas, kanan, dan bawah masing-masing 2,54 cm. Naskah diketik menggunakan font Book Antiqua 11 pt dengan spasi 1,5. Naskah dapat terdiri atas 12 halaman atau lebih, dengan jumlah maksimal 20 halaman, termasuk tabel, gambar, dan referensi.

  2. Bahasa
    Artikel dapat ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris.

  3. Judul dan Identitas Penulis
    Judul artikel harus singkat, deskriptif, informatif, dan menggambarkan substansi penelitian. Judul maksimal terdiri atas 16–18 kata. Judul diikuti dengan nama lengkap penulis yang ditulis secara jelas.

  4. Abstrak dan Kata Kunci
    Abstrak ditulis secara ringkas dan informatif dengan jumlah maksimal 150 kata. Abstrak harus menggambarkan latar belakang, tujuan, metode, hasil utama, dan kesimpulan penelitian. Abstrak dilengkapi dengan 3–5 kata kunci yang relevan dengan topik artikel.

  5. Pendahuluan
    Bagian pendahuluan harus memuat latar belakang permasalahan yang menjelaskan alasan pentingnya topik tersebut untuk diteliti. Pendahuluan juga harus memuat analisis kesenjangan penelitian (research gap), fokus atau rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian yang diharapkan, serta landasan teoretis yang relevan.

    Penulis wajib menggunakan sumber pustaka dan sitasi yang relevan untuk mendukung argumentasi dalam pendahuluan. Sumber kutipan dimasukkan ke dalam teks dengan mencantumkan nama penulis, tahun publikasi, dan halaman apabila menggunakan kutipan langsung.

    Contoh: (Luther, 1994: 34).

  6. Metode Penelitian
    Bagian metode penelitian harus menjelaskan secara rinci pendekatan, desain, subjek atau objek penelitian, prosedur penelitian, teknik pengumpulan data, instrumen penelitian, serta teknik analisis data yang digunakan.

    Penjelasan metode harus disusun sedemikian rupa sehingga peneliti lain dapat memahami prosedur penelitian dan, apabila relevan, mereplikasi penelitian tersebut.

    Bagian metode dapat mencakup subbagian berikut:

    • Pendekatan atau Desain Penelitian

    • Subjek/Objek Penelitian

    • Prosedur Penelitian

    • Teknik Pengumpulan Data

    • Instrumen Penelitian

    • Teknik Analisis Data

  7. Subjudul dan Penomoran
    Subjudul ditulis pada awal kata dengan posisi rata kiri dan tidak menggunakan penomoran angka.

    Contoh:

    Desain Konseptual

    Angka dalam teks menggunakan angka Arab apabila penomoran memang diperlukan. Jika tidak diperlukan, penomoran tidak perlu digunakan.

  8. Hasil Penelitian
    Bagian hasil penelitian harus disusun secara sistematis dengan menempatkan temuan yang paling penting pada bagian awal. Penyajian hasil dapat menggunakan tabel, grafik, gambar, peta, diagram, atau bentuk visual lainnya yang relevan.

    Data utama penelitian dianjurkan disajikan dalam bentuk grafik atau visualisasi yang sesuai, sedangkan temuan lainnya dapat disajikan melalui tabel dan uraian deskriptif.

    Bagian hasil harus menyajikan temuan penelitian secara objektif dan tidak memuat interpretasi atau pembahasan yang mendalam. Interpretasi terhadap hasil penelitian dibahas pada bagian pembahasan.

    Judul atau keterangan pada tabel dan gambar menggunakan font 12 pt Bold. Penulis dianjurkan menggunakan berbagai jenis grafik atau visualisasi yang sesuai dengan karakteristik data dan tidak hanya bergantung pada tabel. Penyajian visual yang tepat dapat membantu pembaca memahami pola, kecenderungan, dan hubungan dalam data penelitian.

  9. Pembahasan
    Bagian pembahasan harus menginterpretasikan hasil penelitian dan menghubungkannya dengan teori serta penelitian terdahulu. Pembahasan setidaknya memperhatikan hal-hal berikut:

    • Menjelaskan temuan utama penelitian terlebih dahulu.

    • Membandingkan hasil penelitian dengan penelitian terdahulu yang relevan.

    • Menjelaskan hasil yang tidak terduga atau berbeda dari dugaan awal.

    • Menjelaskan kendala atau permasalahan yang ditemukan selama proses penelitian serta implikasinya terhadap hasil penelitian.

    • Menjelaskan implikasi hasil penelitian bagi pengembangan teori maupun praktik.

    • Menyampaikan kemungkinan penelitian lanjutan atau arah pengembangan penelitian berdasarkan temuan yang diperoleh.

  10. Daftar Pustaka
    Daftar pustaka disusun secara alfabetis berdasarkan nama belakang penulis pertama. Penulisan referensi harus mengikuti gaya sitasi yang ditetapkan oleh jurnal.

    Untuk sumber berupa buku, informasi bibliografi sekurang-kurangnya mencakup nama penulis, tahun terbit, judul buku, dan informasi penerbitan.

    Untuk sumber berupa artikel jurnal, informasi referensi harus mencantumkan nama penulis, tahun terbit, judul artikel, nama jurnal, volume, nomor, halaman, dan DOI apabila tersedia.

    Naskah wajib menggunakan sekurang-kurangnya 17 sumber referensi artikel ilmiah yang relevan. Penulis dianjurkan menggunakan artikel yang terindeks SINTA, dan penggunaan referensi dari jurnal yang terindeks Scopus sangat direkomendasikan.

  11. Format File
    Naskah harus disubmit dalam format .doc atau .docx melalui website jurnal.

  12. Pengajuan Naskah melalui OJS
    Seluruh naskah wajib disubmit melalui sistem pengiriman artikel secara daring/Open Journal Systems (OJS) yang disediakan oleh jurnal.

    Naskah yang dikirimkan di luar sistem OJS, seperti melalui email pribadi atau media komunikasi lainnya, tidak akan diproses untuk publikasi.